ShoutMix chat widget

Popular Posts

9.29.2010

CERPEN : Perjalanan Hidup Ciza I

" Penalkan... Namaku Ciza. Aku lahir dari keluarga yang lumayan berada. Papaku adalah seorang pengusaha dan menjadi dosen di salah satu universitas swasta ternama di Kota Bandung, sedangkan ibuku adalah seorang guru di sebuah SMU swatsa ternama di Bandung. Aku mempunyai seorang kakak laki-laki dan dua adik perempuan. Dari keempat orang itu akulah yang paling beda diantara yang lain. Kenapa? Kalau diliat dari salah satu segi fisik, papa dan mama ku berkulit putih, begitu juga dengan kakak dan adik-adikku, hanya aku saja yang sedikit berkulit sawo matang (yah,, ngga item-item banget), maka tidak heran seluruh keluargaku selalu meng olok-olokku, "ahh,,ieu mah patukeur geura di bidanna,, hideung sorangan..hahaha" begitu kata mereka, karena itulah aku terbentuk menjadi seorang yang berkarakter 'cuek'. Ada baiknya dan ada buruknya sih, tapi setidaknya aku tidak akan memikirkan hal-hal yang tidak penting, tapi kadang-kadang suka kelewat cuek juga deng.... Semasa kecil aku hidup bahagia dengan segala hal yang terjadi dan semua kebutuhan yang terpenuhi. Sampai saat itu tiba, ketika aku berumur 7 tahun, ketika papa ku mulai sukses dengan pekerjaannya banyak masalah-masalah yang datang silihberganti.
Masalah pertama, adalah ketika bisnis papaku sedang melesat baik, papa selingkuh dengan perempuan yang... ga secantik mama ku deh, saat itu aku memang belum mengerti tentang semuanya, maklum saja aku masih kelas 2 SD, tapi aku sering melihat mama menangis dan kerepotan mengurusi rumah tangga sendirian. Betapa sakitnya hati mamaku. Kasian mama... Masalah kedua, papa memutuskan untuk pindah rumah ke daerah terpencil yang jauh dari kota. Aku tau mamaku sangat sedih karena jarak rumahku nanti ke tempat mama bekerja sangat jauh. Tapi apaboleh dikata, mama yang sangat halus dan penurut akhirnya tidak bisa menentang keegoisan papa. Akhirnya aku dan keluargaku pun pindah ke sana, di saat itulah mulai datang masalah-masalah berikutnya. Istri baru papa yang dulu adalah selingkuhannya sering datang ke rumah baruku, bahkan sampai menginap. Mamaku... sering menangis. Aku pun juga begitu. Menjalani hari-hari dengan rasa kesal yang tidak berujung. Aku kira, aku akan tetap senang hidup di lingkungan yang baru itu, tapi ternyata tidak. Teman-teman SD ku disana sangat menyebalkan. Begitupun dengan ilmu yang aku dapatkan dari sekolah itu sangat buruk. Tidak ada pelajaran yang bagus dan berbobot. Selama 2 tahun aku harus sekolah di tempat yang kurang tepat.  Ternyata adikku juga merasakan hal yang sama. Akhirnya ketika kenaikan ke kelas 5, aku dipindahkan ke sekolah yang lebih baik, tapi jaraknya cukup jauh dari tempat tinggalku sekarang. Disana aku merasa lebih baik, pelajaran yang berbobot dan teman-temannya pun menyenangkan. 

Kemudian hari, bisnis papaku mulai bangkrut, papa banyak ditipu orang karena terlalu percaya pada orang yang belum terlalu kernal, dari rumah lenyap, mobil yang tadinya 9, lenyap semua. Suatu saat papa meminta mama agar mama mau meminjam uang untuk modal bisnisnya lagi, tapi ternyata uang itu dipergunakan papa untuk hal-hal yang aneh, papa sering mengadakan syukuran-syukuran yang tidak jelas maksud dan tujuannya. seperti syukuran bubur bereum bubur bodas, atau apalah itu. Dengan keadaan seperti itu yang terus berlanjut, akhirnya aku mengerti bahwa papa terjerumus kepada hal-hal yangberbau mistis, banyak teman-teman papa yang datang ke kediaman ku membawa keris, belati, dll. Pamanku bilang di ruangan papa juga ada segunduk uang dan itu didapatkan dari setan. Astagfirullah.... papa... Saat itu akl baru berumur 10 tahun, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Begitupun dengan mama, sudah sejuta kali mama mengingatkan papa, tapi tidak pernah di dengar, yang ada hanya pertengkaran antara mama dan papa. Setelah beberapa lama, ternyata kegiatan papaku yang sesat itu tidak juga membuahkan hasil (jelaslah,, itu kan jalan sesat), malah keadaan ekonomi keluarga semakin buruk. Tapi papaku tetap saja berkecimpung dalam urusan-urusan aneh itu, bersama orang-orang yang gila juga. Hubungan papa dan mama juga semakin buruk. hampir setiap hari mereka berseteru, aku tidak tahu sampai keadaan akan begini.

Pada suatu waktu, masalah-masalah mencapai puncaknya, ketika itu ada seorang pria bernama Yono, teman papaku datang kerumahku, berkali-kali orang itu datang ke rumahku, aku heran melihat gelagat orang itu, apalagi setiap berbicara dengan mamaku, terasa ada yang beda, dari sorot matanya, sikapnya, akhirnya aku baru sadar bahwa ada sesuatu di antara mereka, sepertinya perasaan cinta atau apalah itu. Aku sedih setiap kali melihat mamaku bergurai dengan Yono :(.... Sementara papaku membiarkan hal itu dan tetep mengurusi urusannya yang aneh. Pernah ayahku mengenalkan seseorang wanita tua, mukanya keriput, peot, kurus kering kerontang, papa bilang dia adalah Ratu Adil, tapi.. aneh,, yang aku lihat antara papa dan nenek ini sama dengan yang aku lihat antara mama dan Yono. Apa yang terjadi? saat itu papa mengumpulkan semua anaknya termasuk aku, papa bilang 'ratu adil' ingin bicara, apa yang aku dengar? "yeuh.., okkhoo..okkhho( batuk) rumah tangga papa sama mama udah ga bisa di pertahanin lagi, kalau tetep dipertahanin bakalan ada satu orang yang mati di keluarga ini. jadi kalian wayahna, kudu ikhlas kalau papa mama harus pisah" JRENKK.... apa itu? dari situlah semuanya jelas, papa dan mama akhirnya bercerai T.T .. Mamaku pergi dari rumah dengan Yono, mungkin mengurus surat nikahnya, tapi aku juga tidak tahu keberadaannya. Aku, kakakku, adik-adikku hidup sangat prihatin saat itu, apalagi tanpa ada mama :( , sementara papa tidak henti-hentinya mengurusi kegiatan-kegiatan yang sesat . BERSAMBUNG ke part II.....

0 comments:

Post a Comment

silahkand berkomentar kauuand . . .